PENANTIAN SELAMA 20 TAHUN, AKHIRNYA LAHAN KAMPUS STISIPOL RAJA HAJI TANJUNGPINANG MILIKI SERTIFIKAT LEGAL.

0
13
Kampus Sekolah tinggi Ilmu sosial dan politik  ( Stisipol ) Raja Haji Tanjungpinang. foto : zupri ( TVTPI.TV )

Tanjungpinang, TVTPI. TV – Kampus Sekolah tinggi Ilmu sosial dan politik  ( Stisipol ) Raja Haji Tanjungpinang, setelah 20 tahun, akhirnya kini telah lahan stisipol telah memiliki sertifikat lahan. Karena sebelumnya selama 20 tahun ini,  kampus stisipol hanya menguasai hak guna bangunan (HGB).

Ketua stisipol Raja Haji Endri Sanopaka mengatakan, setelah 20 puluh tahun lamanya kini sertifikat lahan kampus stisipol telah di terbitkan Kantor Wilayah ( Kanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau pada 29 oktober 2019 dengan NIB 32.05.04.04.04670.

Dengan telah diterbitkan nya sertifikat lahan oleh Kantor Wilayah ( Kanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau, diharapakan kampus STISIPOL raja Haji semakin lebih baik dan semakin maju dalam membangun sumber daya manusia ( SDM)  kepulauan riau ( KEPRI), Khususnya Tanjungpinang.

“alhamdulillah sertifikat lahan stisipol ini sudah diterbitkan oleh Kantor Wilayah ( Kanwil ) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau, ini merupakan suatu hal yang luar biasa setelah penantian selama 20 tahun,  mungkin ini juga merupakan pertolongan dari tuhan terhadap bait baik kita semua, ” ujurnya Endri kepada wartawan, senin ( 4/11 ).

Dengan telah diterbitkan sertifikat lahan legal ini, lanjut dia, orang tua mahasiswa tidak perlu khawatir, karena lahan seluas 3,2 hektar tersebut telah dipercayakan kepada yayasan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, untuk kepentingan pendidikan,  jadi kami harus umumkan kepada publik terutama pada orang tua mahasiswa tidak perlu khawatir lagi karena status lahan sudah dipercayakan kepada yayasan,” ucapnya.

Endri menambahkan, dalam waktu terdekat ini kita ingin menambah program studi Master Administrasi Publik, salah satunya adalah dengan bermodalkan sertifikat lahan ini untuk memberi keyakinan pihak Ditjen Dikti bahwa lahan Stisipol ini sudah merupakan aset lahan dan luasnya melebihi dari yang ditentukan, untuk sekolah tinggi itu minimal 5 ribu meter kita sekarang ada 3,2 hektar.

“Kedepan, menurutnya, pihaknya akan menyusun Detail Engineering Design (DED) dan master plen pengembangan kampus Stisipol. Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menambah program studi,” ujarnya.

( Redaksi ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here